Salam Dahsyat
Rekan rekan sekalian
Entah kenapa banyak masyarakat kita yang mudah sekali kena virus "G"?
Apa itu virus "G"?
Virus "G" adalah virus generalisir,,suatu virus yang membuat korbannya menyamaratakan setiap peristiwa atau kejadian atau apapun yang terjadi yang ditimbulkan hanya dari beberapa kasus atau hanya satu kasus.
Contohnya (maaf2): ketika seorang gadis dikecewakan oleh kekasihnya yang playboy lalu dengan serta merta sang gadis menganggap semua pria brengsek....benarkan?sebaliknya ketika seorang cowok yang kesal dengan tabiat pasangannya yang super bawel dengan serta merta menganggap semua cewek bawel.
Sebenarnya banyak lagi contoh kasus diatas bahkan yang lebih ekstrem.
Saya coba ingin mengajak rekan2 melihat fenomena ini di masyarakat,,,,adilkah sikap seperti ini?
Padahal Allah SWT menciptakan sesuatu pasti berbeda satu dengan yang lainnya,,bahkan si kembarpun berbeda.
Saya sengaja ingin mengambil topik ini karena banyak kasus dimana produk investasi dianggap sebagai scammer atau penipuan.
Saya hanya ingin mengajak kita berfikir logik dengan akal bukan dengan perasaan ,satwa sangka dan praduga buruk.
Jika ada salah satu program investasi yang scam yang menipu para anggotanya itu hanya satu kasus atau hanya beberapa kasus atau hanya banyak kasus malah.
Tapi bukan berarti kita dapat dengan mudah memvonis suatu hal yang baru dengan produk yang sama sebagai sesuatu yang buruk,,sangat tidak adil.
Padahal setiap hal berbeda ,,,Aku bukan mereka dan mereka bukan aku.
Ketika ada suatu program investasi yang sedikit saja memberikan profit yang besar langsung dikatakan scam,,walah-walah sungguh naif pemikiran seperti ini.
Belajarlah tentang Valas maka niscaya kalian akan tahu bahwa di valas mendapat profit yang besar itu adalah sebuah keniscayaan.
Jadi hilangkanlah virus "G" dalam diri kita.
JIka virus "G" menghinggapi para penemu-penemu terkenal maka pasti sampai sekarang mereka tidak akan membuahkan hasil yang spektakuler,,,kenapa karena setiap ujian dan cobaan yang mereka lakukan selalu dinilai sama saja,,dan akhirnya mereka menyerah.
Demikian semoga tulisan ini sedikit memberikan pencerahan.
Rekan rekan sekalian
Entah kenapa banyak masyarakat kita yang mudah sekali kena virus "G"?
Apa itu virus "G"?
Virus "G" adalah virus generalisir,,suatu virus yang membuat korbannya menyamaratakan setiap peristiwa atau kejadian atau apapun yang terjadi yang ditimbulkan hanya dari beberapa kasus atau hanya satu kasus.
Contohnya (maaf2): ketika seorang gadis dikecewakan oleh kekasihnya yang playboy lalu dengan serta merta sang gadis menganggap semua pria brengsek....benarkan?sebaliknya ketika seorang cowok yang kesal dengan tabiat pasangannya yang super bawel dengan serta merta menganggap semua cewek bawel.
Sebenarnya banyak lagi contoh kasus diatas bahkan yang lebih ekstrem.
Saya coba ingin mengajak rekan2 melihat fenomena ini di masyarakat,,,,adilkah sikap seperti ini?
Padahal Allah SWT menciptakan sesuatu pasti berbeda satu dengan yang lainnya,,bahkan si kembarpun berbeda.
Saya sengaja ingin mengambil topik ini karena banyak kasus dimana produk investasi dianggap sebagai scammer atau penipuan.
Saya hanya ingin mengajak kita berfikir logik dengan akal bukan dengan perasaan ,satwa sangka dan praduga buruk.
Jika ada salah satu program investasi yang scam yang menipu para anggotanya itu hanya satu kasus atau hanya beberapa kasus atau hanya banyak kasus malah.
Tapi bukan berarti kita dapat dengan mudah memvonis suatu hal yang baru dengan produk yang sama sebagai sesuatu yang buruk,,sangat tidak adil.
Padahal setiap hal berbeda ,,,Aku bukan mereka dan mereka bukan aku.
Ketika ada suatu program investasi yang sedikit saja memberikan profit yang besar langsung dikatakan scam,,walah-walah sungguh naif pemikiran seperti ini.
Belajarlah tentang Valas maka niscaya kalian akan tahu bahwa di valas mendapat profit yang besar itu adalah sebuah keniscayaan.
Jadi hilangkanlah virus "G" dalam diri kita.
JIka virus "G" menghinggapi para penemu-penemu terkenal maka pasti sampai sekarang mereka tidak akan membuahkan hasil yang spektakuler,,,kenapa karena setiap ujian dan cobaan yang mereka lakukan selalu dinilai sama saja,,dan akhirnya mereka menyerah.
Demikian semoga tulisan ini sedikit memberikan pencerahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar